Hari Anak Berkebutuhan Khusus – 2 April 2016

Smile.jpgLine TopMenyambut hari Autis Sedunia tgl 2 April 2016, saya ingin mendedikasikan bagian ini untuk semua anak berkebutuhan khusus, terutama di Indonesia.

Saya bukan pakar atau dokter, hanya seorang ibu dengan seorang anak yang didiagnosa berkebutuhan khusus (Autism Spectrum Disorder-PDDNos) di usia 2 tahun. Seperti disambar petir di siang bolong rasanya, mendengar berita tersebut. Gambar “SMILE” di atas saya buat untuk menyemangati hati saya yang sedih saat anak saya masih terlambat bicara. Artinya “See Miracles in Life Everyday”, mengingatkan saya bahwa setiap hari selalu ada keajaiban, jalani, nikmati dan syukuri.

Saat itu tidak banyak tempat seperti sekarang untuk tempat terapi. Syukurlah dengan bantuan terapi dan dukungan dari sekolah, sampai saat ini sudah menunjukkan kemajuan yang pesat.

Masih ingat rasanya saat umur 18 bulan masih belum bicara dan kontak mata yang kurang. Ketika umur 4 tahun, baru bisa mengucapkan “Papa”. Umur 5 tahun mulai membeo. Syukurlah saat itu ada guru sekolah, Miss D seperti malaikat yang dikirim oleh Tuhan. Dia baik sekali membimbing dan mengarahkan anak saya yang saat itu mengalami masa transisi pindah ke sekolah yang lebih besar agar bisa lebih mandiri dan mau bersosialisasi. Sekolahpun memegang peranan penting. Kebetulan sekolahnya menerapkan program IEP (program khusus) yang mengevaluasi perkembangan akademis dan psikologis serta membahasnya dengan guru dan orangtua, strategi apa yang dapat digunakan untuk membantu perkembangan sang anak. Semua strategi ini disinkornisasikan juga dengan tempat terapi agar semua menjadi satu kesatuan.

Semoga lebih banyak guru dan sekolah yang seperti ini, mau memberikan perhatian lebih agar setiap anak memiliki potensi yang sama untuk maju.

Umur 6 tahun mulai mencoba berkata-kata, tapi masih terlihat kalau tingkat khawatir / stressnya tinggi.  Pernah satu masa karena ruangan yang berisik membuat dia merasa gelisah dan ketika marah dia ingin menyakiti diri sendiri dengan sengaja menjepit jari di pintu, saya sampai kaget, karena itu kejadian pertama kali. Ketika mulai memakai minyak essential , saya merasa ada perbaikan emosi pada diri anak. Dia lebih seimbang, rileks, tenang, berani dan percaya diri.Waktu itu saya memakai Everyday Oils dan Raindrop Oils

  1. Diffuse thieves/puri untuk membersihkan udara di rumah dan kamar (pagi)
  2. Diffuse lavender/peace and calm agar rileks sebelum tidur (malam)
  3. Thieves and peppermint – sistem kekebalan tubuh
  4. Valor- menyeimbangkan, stabil
  5. Frankincense – sistem otak

Tambahan Oil :

  • Digize – sistem pencernaan
  • Cedarwood / Brainpower – sistem otak agar lebih fokus
  • Helichrysum – sistem saraf
  • Raindrop Oils

Sampai sekarang saya masih secara rutin bekerja sama dengan pihak sekolah, pusat terapi dan memakai minyak essential. Secara keseluruhan ada  peningkatan emosional dan sistem tubuh yang lebih seimbang menyebabkan kwalitas hidup yang lebih baik.

Line1 copy

 

Leave a Reply